Tampilkan postingan dengan label Fluida Dinamis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fluida Dinamis. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Mei 2012

Sayap Burung, Inspirasi dan Ambisi Wright Bersaudara


Tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 pada hari Rabu, 9 Mei menghenyakkan banyak orang. Pesawat yang terbilang “fresh from oven” ini menabrak lereng gunung Salak, meledak, dan hancur berkeping-keping. Berbagai spekulasi tentang jatuhnya pesawat pun muncul di muka publik. Ada yang menganggapnya sebagai upaya sabotase, human error, hingga masalah alam yang tak bersahabat. 

LAPAN (Lembaga Antariksan dan Penerbangan Nasional) sendiri sempat melansir tentang kondisi awan saat hari H jatuhnya pesawat. Dimana menurut data satelit terlihat adanya awan cumulonimbus (CB) yang cukup tebal saat itu. Awan ini merupakan awan penghasil hujan yang cukup membahayakan penerbangan, karena bisa diikuti dengan munculnya kolom arus udara turun yang disebut sebagai  downburst. Kondisi ini dapat menghempaskan pesawat ke bawah dengan kecepatan cukup tinggi.